artikel dibawah ini hasil kopi paste dari Blog Tetangga. saya mohon maaf sebelumnya. toh kalau untuk kebaikan bersama tidak masalah.
maaf sekali lagi.
oke mari kita simak langsung tentang kebudayaan Robo-Robo.
maaf sekali lagi.
oke mari kita simak langsung tentang kebudayaan Robo-Robo.
Kabupaten Pontianak merupakan kabupaten
yang mempunyai banyak kebudayaan yang perlu di kembangkan dan
dilestarikan, salah satunya adalah upacara adat robo-robo masyarakat
muslim di Kabupaten Pontianak atau Mempawah. Robo-robo merupakan
serangkaian kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh masyarakat Kabupaten
Pontianak. Awal diperingatinya Robo-robo ini, bermula dengan kedatangan
rombongan Opu Daeng Manambon dan Putri Kesumba, cucu Panembahan Mempawah
kala itu yakni, Panembahan Senggaok yang merupakan keturunan Raja Patih
Gumantar dari Kerajaan Bangkule Rajangk Mempawah pada tahun 1148
Hijriah atau 1737 Masehi.
Masuknya
Opu Daeng Manambon dan istrinya Putri Kesumba ke Mempawah, bermaksud
menerima kekuasaan dari Panembahan Putri Cermin kepada Putri Kesumba
yang bergelar Ratu Agung Sinuhun bersama suaminya, Opu Daeng Manambon
yang selanjutnya bergelar Pangeran Mas Surya Negara sebagai pejabat raja
dalam Kerajaan Bangkule Rajangk. Robo-robo adalah sejarah kedatangan
kali pertama Opu Daeng Manambon dari Ketapang ke muara Kuala Mempawah.
Mengetahui rencana kedatangan Opu, Penembahan Senggaok di Sadaniang
memerintahkan para hulubalang bersama masyarakat pesisir yang tinggal
dipinggiran sungai untuk menyambut kedatangan itu.
Waktu
itu, warga menyambut kedatangan menggunakan perahu dan sampan yang
didayungkan. Karena jarak tempuh dari hulu kehilir berjam-jam, maka
warga penjemput berbekal makanan yang disimpan dalam opek selodang
pinang, agar nasi yang dibungkus tetap panas. Ada pula diantara warga
waktu itu yang berbekal makanan ketupat dan lauk pauknya. Kedatangan Opu
bersama rombongan menggunakan kapal yang masuk ke muara Kuala Mempawah.
Sebelum
masuk, tamu sudah ditunggu penyambut dengan sampan-sampan yang dihiasi
beraneka warna terlihat marak. Event wisata Robok-Robok merupakan wujud
rasa cinta generasi baru kepada nenek moyang pendahulu Kerajaan
Amantubillah Mempawah yang saat ini menjadi Kabupaten Pontianak.
Rangkaian acara dan kegiatan event budaya robo-robo biasanya dilanjutkan
dengan ziarah ke makam Opu Daeng Menambon (ODM) di Dusun Sebukit Rama, Desa Pasir, Kecamatan Mempawah Hilir.
Biasanya
ziarah itu dipimpin langsung Raja Mempawah Pangeran Ratu Mulawangsa Dr.
Ir. Mardan Adijaya Kesuma Ibrahim, MSc. Dimulai sekitar pukul 08.00
pagi. Rombongan akan berangkat dari Keraton Amantubillah Mempawah dan
menelusuri anak Sungai Mempawah hingga mencapai daerah Sebukit Rama.
Ziarah ini dilakukan sesepuh Kerajaan Mempawah beserta rombongan pejabat
Pemerintah Kabupaten Pontianak dan masyarakat. Event wisata Robok-Robok
ini sangat penting dan strategis. Rangkaian acara yang dilaksanakan
sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan YME sekaligus menghargai pejuang yang telah membangun Kerajaan Mempawah.
Wujud
menghargai sejarah dan leluhur sangat penting dalam kehidupan berbangsa
dan bernegara. Bahkan sang proklamator bangsa Bung Karno mengatakan
bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawan dan
pejuang negerinya. Perayaan robo-robo di Mempawah merupakan event yang
telah menjadi kalender pariwisata daerah di kabupaten pontianak yang
sebagian dirayakan di areal pelabuhan Perikanan, Kuala Mempawah. Banyak
kegiatan-kegiatan yang berlangsung pada acara ini baik yang dilaksanakan
pada siang hari, sore hari, maupun pada malam hari.
Salah
satu kegiatan yang banyak menarik pengunjung yang akan berkunjung
adalah kegiatan aktifitas pasar rakyat yang setiap sore dan malam selalu
ramai dikunjungi warga untuk berbelanja. Kini, kegiatan robok-robok
langsung dilaksanakan oleh Penembahan Istana Keraton Amantubillah Dr.
Ir. Mardan Adijaya Kusuma Ibrahim, M.Si, bersama permaisuri sebagai
bentuk kecintaan kepada pejuang yang merupakan cikal bakal tubuh
kembangnya Kabupaten Mempawah. semoga dengan ini kita mendapatkan manfaat dari sejarah kebudayaan Indonesia.
Tag :
sejarah

0 Komentar untuk "Mengenal Sejarah Robo-Robo. Kota Pontiank"